Pages

Showing posts with label SEJARAH MANCHESTER UNITED. Show all posts
Showing posts with label SEJARAH MANCHESTER UNITED. Show all posts

data dan fakta Manchester United


Walaupun pada awalnya hanya menjadi klub lokal di daerah Manchester, United sekarang telah menjadi satu fenomena yang membuat mereka memiliki pendukung di seluruh dunia. Nama dan logo klub beserta para pemainnya sudah dikenali dimana-mana yang membuktikan kesuksesan juga mereka raih di luar lapangan hijau. Di balik semuanya itu, masih ada fakta-fakta menarik yang patut diketahui mengenai klub yang juga dijuluki Setan Merah itu. Sepuluh diantaranya kami tampilkan di bawah ini.

1. Cikal bakal Manchester United terbentuk pada tahun 1878 dari sebuah tim bernama Newton Heath LYR (Lancashire and Yorkshire Railway) yang pemainnya terdiri dari para pekerja di depot kereta api tersebut. Tim itu mengganti nama menjadi Newton Heath Football Club di tahun 1892 dan berkandang di Bank Street.

Nama Manchester United sendiri baru resmi dipakai sejak 26 April 1902 dan merupakan hasil dari pertemuan dewan direktur baru yang diketuai oleh John Henry Davies pada saat itu. Sebelumnya nama yang sempat diusulkan adalah Manchester Central, dan juga Manchester Celtic. Hingga akhirnya Louis Rocca mengusulkan nama Manchester United yang kemudian diterima oleh mereka yang hadir.

2. Old Trafford resmi menjadi markas baru Manchester United pada musim 1909-10 yang berawal saat ketua United saat itu John Henry Davies membeli tanah senilai £60 ribu. Ia kemudian meminta arsitek Archibald Leitch untuk merancang stadion itu dengan anggaran sebesar £30 ribu untuk pembangunannya.

Rencana awal menunjukkan kalau stadion tersebut akan mampu menampung lebih dari 100 ribu penonton, walau hingga akhirnya saat ini kapasitas resminya tercatat bagi 76.212 penonton. Pertandingan pertama di Old Trafford terjadi pada 19 Februari 1910 melawan Liverpool yang dimenangkan The Reds dengan skor 3-4. Seorang legenda United Sir Bobby Charlton memberi stadion tersebut julukan Theatre of Dreams (Teater Impian).

3. Pada tahun 1902, Newton Heath F.C nyaris mengalami kebangkrutan dan terancam untuk dibubarkan selamanya. Namun klub itu mendapatkan suntikan dana dari John Henry Davies yang saat itu menjadi direktur di Manchester Breweries. Semua berawal saat kapten tim Harry Stafford membawa anjing Saint Bernard-nya yang bernama Major ke sebuah acara pengumpulan dana. Anjing tersebut dikalungi sebuah kotak untuk tempat bagi para tamu memberikan sumbangan mereka. Namun setelah acara berakhir, Major malah hilang.

Stafford yang pergi mencari anjingnya kemudian menemukannya tengah bersama Davies. Keinginan Davies untuk membeli Major bagi putrinya ditolak oleh Stafford. Pemain itu akhirnya malah berhasil membujuk Davies untuk menanamkan uang sebesar £500 yang dapat membantu situasi finansial Newton Heath pada waktu itu. Sesudahnya Davies kemudian ditunjuk sebagai ketua baru dan hal itu menjadi titik balik dimulainya era Manchester United.

4. Rekor kemenangan terbesar yang dicetak oleh Setan Merah terjadi pada 26 September 1956 saat melawan Anderlecht di putaran kedua babak penyisihan Piala Eropa dengan skor akhir 10-0. Namun pertandingan itu diadakan di Maine Road yang notabene merupakan kandang rival sekota Manchester City. Sedangkan rekor kekalahan terbesar bagi United terjadi dengan skor 0-7 yang dialami sebanyak tiga kali. Hal itu terjadi ketika melawan Blackburn Rovers (10 April 1926), Aston Villa (27 Desember 1930), dan Wolverhampton Wanderers (26 Desember 1931).

5. Para pemain United di musim 1993-94 sempat merekam sebuah lagu yang berjudul Come On You Reds. Lagu tersebut dijual bagi umum sejak 25 April 1994, empat minggu sebelum berlangsungnya final Piala FA 1994 antara United dan Chelsea. Lagu tersebut kemudian berhasil menduduki peringkat teratas di jenjang tembang lagu di Inggris selama dua minggu dan bertahan secara total selama 15 minggu dalam jenjang tembang itu. Pertandingan final Piala FA itu sendiri berakhir bagi kemenangan United dengan skor 4-0.

5. United sempat menjadi perusahaan publik yang sahamnya diperjualbelikan secara bebas di Bursa Efek London sejak tahun 1991. Pada saat pertama kali sahamnya dicatatkan, United diperkirakan bernilai sebesar £47 juta. Semuanya kemudian berakhir pada 16 Mei 2008 saat Keluarga Glazer mengambil alih kepemilikan klub setelah berhasil memiliki 75 persen saham United.

Pada waktu itu, total nilai United telah melambung menjadi £800 juta. Tindakan Keluarga Glazer itu membuat sebagian suporter United melakukan protes keras dan sebagian dari mereka akhirnya membentuk klub sepakbola baru yang diberi nama FC United of Manchester yang kini bermain di tingkat keenam liga sepakbola Inggris.

6. Pemain yang paling banyak bermain mengenakan seragam merah United adalah Ryan Giggs yang hingga sekarang telah tampil sebanyak 781 kali. Giggsy melewati rekor yang dipegang oleh Sir Bobby Charlton sebelumnya dengan bermain di final Liga Champions 2008 yang berlangsung di Luzhniki Stadium, Moskwa. Walau demikian, Charlton masih belum bisa dilewati untuk urusan mencetak gol. 249 gol yang dicetaknya masih bertahan sebagai rekor hingga sekarang.

7. Fred The Red yang kini menjadi maskot Manchester United bukanlah maskot pertama yang dimiliki klub itu. Selama tiga tahun dari 1906 hingga 1909, maskot United adalah seekor kambing yang diberi nama Billy. Selain tampil berkeliling di lapangan saat pertandingan kandang, Billy juga ternyata ikut bersama para pemain saat mereka pergi minum. Nasib tragis menimpa Billy ketika para pemain merayakan kemenangan mereka di final Piala FA 1909 melawan Stoke City. Di perayaan tersebut, sang kambing meminum terlalu banyak champagne yang berakibat fatal karena kemudian ia tewas karena keracunan alkohol.

8. Dari urusan prestasi, musim 1998-1999 bisa menjadi puncak bagi United karena pada musim itu mereka berhasil merengkuh Treble, yaitu juara di Liga Primer, merebut Piala FA, dan memenangkan Liga Champions dalam waktu sebelas hari. Liga Primer dimenangkan Setan Merah di hari terakhir musim itu dengan mengalahkan Tottenham Hotspur 2-1. Piala FA kemudian diraih dengan menggebuk Newcastle United 2-0.

Bagian terakhir dari Treble itu terjadi di stadion Nou Camp saat United berhadapan dengan Bayern Muenchen di final Liga Champions. FC Hollywood telah unggul 1-0 dan pertandingan telah memasuki waktu tambahan selama tiga menit. Teddy Sheringham kemudian menyamakan kedudukan menjadi 1-1, dan tak lama kemudian Ole Gunnar Solskjaer mencetak gol penentu kemenangan United. Hal itu membuat pihak panitia harus melepas lagi pita dengan warna tim Muenchen yang telah dipasang di piala dengan pita milik United.

9. Salah satu bagian sejarah terpenting dalam sejarah United terjadi pada 6 Februari 1958 saat terjadinya kecelakaan pesawat di Munich. United waktu itu baru saja selesai bertanding di Belgrade melawan klub Yugoslavia Red Star Belgrade. Dalam perjalanan pulang ke Manchester, pesawat yang disewa berhenti di Munich untuk mengisi bahan bakar. Setelah selesai, pesawat sempat batal terbang selama dua kali di tengah cuaca yang turun salju dengan lebat. Akhirnya pada percobaan terbang yang ketiga, pesawat kembali gagal untuk terbang, tergelincir keluar dari landasan dan menabrak sebuah rumah yang membuat pesawat meledak.

Secara total ada 23 korban meninggal dari kecelakaan tersebut, dan delapan diantaranya adalah para pemain yang tergabung dalam The Busby Babes. Manajer saat itu Matt Busby mengalami cedera parah dan bahkan sudah dua kali diberikan sakramen perminyakan (bagi mereka yang sudah hampir meninggal) oleh pastur. Busby akhirnya keluar dari rumah sakit 11 hari kemudian dan membangun kembali tim yang hancur itu dan mencapai puncaknya dengan memenangkan Piala Eropa untuk pertama kalinya di tahun 1968

STADION OLD TRAFORD


"Stadion termegah, terbesar, dan paling dikenal yang pernah saya lihat. Tidak ada duanya di dunia. Merupakan suatu kebanggaan bagi Manchester di mana mereka akan membuat keajaiban-keajaiban di tempat ini. "
Sporting Chronicle: Saturday 19th February 1910

Kata-kata di atas ditulis pada saat pembukaan Old Trafford tahun 1910. Di kala itu Manchester United baru saja pindah dari stadion lamanya Bank Street di Clayton menuju stadion baru Old Trafford di kawasan Manchester barat. Dibangun tahun 1909 dan menelan biaya sebesar 60,000 poundsterling. Old Trafford memiliki tiga teras di tiga sisi lengkap dengan tempat duduk dan atap. Stadion ini hasil rancangan desainer ternama asal Skotlandia Archibald Leitch, yang juga merancang stadion Hampden Park, Ibrox Stadium dan White Hart Lane.

Pada tahun 1911 dan 1915 dihelat pegelaran final piala FA dan pada tahun 1920 stadion ini mencapai rekor jumlah penonton terbanyak yakni 70,504 orang pada laga melawan Aston Villa. Jumlah penonton terbanyak (76,962 orang) saat itu terjadi pada laga semifinal piala FA tahun 1939 dimana Portsmouth berhadapan dengan Grimsby. Pada tahun 1946-1949 United harus meminjam kandang Manchester City, Maine Road Stadium untuk sementara. Karena Old Trafford mengalami kerusakan akibat perang dunia II saat itu. Old Trafford pernah menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia pada tahun 1966 dan juga menjadi tempat penyelengaraan final piala FA antara Chelsea dan Leeds. Old Trafford adalah stadion pertama yang memperkenalkan pagar batas pengaman pada tahun 1970.

Selanjutnya seluruh sisi stand stadion dibangun atap, namun model stand tersebut menganggu pandangan penonton. Akhirnya pada pertengahan tahun 1960, dibangun stand bergaya modern pada sisi selatan dan timur. Desain stand yang baru, memiliki teras di depan dan bagian besar tempat duduk di belakang. Kemudian seluruh sisi stand stadion dirombak hingga tahun 1994.

Pada era 1960, 70 dan 80 Old Trafford mampu menampung 58,000 orang lebih. Akan tetapi pada awal 1990 setelah tragedi Hillsbrough, semua klub papan atas harus memiliki tempat duduk yang lengkap. Rancangan Old Trafford tahun 1960 kini telah selesai dikerjakan dan semua sisi memiliki tempat duduk penonton. Akibatnya kapasitas stadion menciut menjadi 44,000 dan hal itu tidak sepadan dengan kepopuleran United.

Karena itu pada tahun 1995-6 dibangun stand raksasa bertingkat tiga di sebelah utara. Mampu menampung 26,000 sehingga total kapasitas stadion mencapai 56,000. Stand sebelah Utara mencapai ketinggian 200 kaki dan memiliki empat buah menara dan atap bergaya cantilever terbesar di Eropa. Bentuk menara raksasa yang garang ini dapat membuat lawan terintimidasi. Selain menghabiskan dana 19 juta Poundsterling, terdapat museum United yang terdiri tiga lantai (dibuka jika tidak ada pertandingan) dan ruangan koleksi trofi (semoga saja akan selalu penuh). Selain itu terdapat Red Café dan dua lapis menara langit eksekutif yang berbentuk kotak.

Stand bagian selatan adalah stand utama di Old Trafford, dimana tempat manajer dan pemain pengganti, tempat panitia/televisi/polisi mengawasi pertandingan, restoran mewah dan suite eksekutif.

Yang menarik adalah 20 baris tempat duduk terdepan pada semua sisi stand memiliki ketinggian di bawah permukaan tanah. Bagian selatan jarang disorot oleh televisi dan bagian utara lebih sering disorot. Dulunya lorong tempat masuknya pemain ke stadion berada di tengah-tengah stand ini, namun pada tahun 1993 dipindah ke bagian tenggara. Lorong yang lama masih ada dan biasanya dipakai untuk keperluan tur stadion.

Stand bagian timur merupakan tempat fans fanatik United dan juga tempat fans lawan pada bagian ujungnya. Bagian ini juga dikenal sebagai Scoreboard End. Dijuluki demikian karena di sana terdapat papan nilai raksasa sebelum tahun 1960-an, kemudian papan nilai ini digantikan 2 papan elektronik yang menempati 2 sisi ujung bagian utara.

Pembangunan selanjutnya adalah tingkat ke dua pada bagian timur yang selesai bulan Januari tahun 2000, sehingga kapasitas bertambah menjadi 61,000. Bagian luar terdapat pintu kaca yang besar yang banyak dijumpai pada gedung perkantoran modern. Disana terdapat patung Sir Matt Busby, plakat memorial Munich dan jam terkenal yang mengenang tragedi kecelakaan pesawat pada tanggal 6 Februari 1958. Di sini juga berdiri megah Mega Store Manchester United yang menjual barang-barang untuk fans.

Sisi bagian barat stadion dikenal banyak orang sebagai the legendary Stretford End. Karena pada waktu stadion belum memiliki tempat duduk, sisi barat ini selalu dipenuhi hampir 20,000 orang fans yang berdiri mendukung United dan mereka dikenal karena suaranya yang paling keras di Britania. Dulu pernah diukur tingkat kebisingan suara penonton melebihi pesawat Jumbo Jet yang lepas landas. Teras sebelumnya dirombak pada tahun 1993 dan bulan Agustus tahun 2000 dibangun teras tingkat dua dan dipenuhi tempat duduk, sehingga menambah kapasitas total stadion menjadi 68,217.

Stand bagian barat merupakan tempat duduk penonton yang berkeluarga dan di bawahnya adalah ruang ganti pemain / lorong dan lounge. Juga dapat dijumpai spanduk-spanduk yang dibentangkan buatan fans United untuk menyatakan dukungan dan menghujat tim lawan. Selain itu juga terdapat patung Denis Law, striker United pada tahun 1960 - Law dikenal sebagai "The King of The Stretford End".

Old Trafford menjadi tuan rumah perhelatan semi final Euro 96 dan hingga sekarang menjadi tempat digelarnya semi final Piala FA tahunan. Pada tanggal 28 Mei 2003, stadion ini diberi kehormatan untuk menyelenggarakan partai final liga Champions antara AC Milan berhadapan dengan Juventus, dimana Milan memenangkan pertandingan 3-2 melalui adu penalti setelah sebelumnya bermain imbang 0-0. Beberapa menyebutkan atmosfir stadion di Old Trafford tidak baik seperti dulu, padahal atmosfir stadion inilah yang menjadi legenda Old Trafford yang banyak didatangi turis. Seringkali Sir Alex Ferguson mengeluh kurangnya nyanyian dan suara dukungan penonton. Lalu kemudian sisi barat stand bagian atas dirancang sebagai area nyanyian dan dukungan para suporter.

Saat ini United berencana meningkatkan jumlah kapasitas stand pada bagian barat daya dan timur laut sehingga diperkirakan kapasitas meningkat menjadi 75,000. Perluasan pada sisi selatan masih belum terlalu mendesak, karena keterbatasan ruang di sekitar stadion. Juga akan dibangun rel kereta di sekitar stadion, namun klub harus membayar ganti rugi kurang lebih 50 rumah di sekitar stadion akibat kebisingan yang ditimbulkan. Rencana jangka panjang tetap berjalan, yakni membangun stand bagian selatan supaya memiliki kesamaan dengan stand bagian utara. Nantinya jumlah kapasitas tempat duduk di Old Trafford akan mencapai 92,000.

Tidak diragukan lagi Old Trafford merupakan stadion terhebat dan paling dikenal di dunia. Keajaiban Old Trafford akan selalu ada walaupun jaman terus berubah. Baik pertandingan besar atau pertandingan kelas Eropa, atmosfir stadion sama bagusnya dengan stadion hebat lainnya di dunia.. The Theatre of Dreams (julukan yang diberikan Bobby Charlton) adalah markas klub terbesar di daratan Britania dan menjadikan United sebagai klub sepak bola paling terkenal di dunia.

www.manutdzone.com

PRESTASI MANCHESTER UNITED

Prestasi
Liga Inggris: 17
1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965, 1967, 1993, 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2001, 2003, 2007, 2008

Piala FA: 11
1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004

Piala Liga: 2
1992, 2006

Liga Champions: 3
1967-68, vs Benfica
1998-99, vs FC Bayern M.
2007-08, vs Chelsea

Piala Winners: 1
1991

Piala Interkontinental: 1
1999

Piala Super Eropa: 1
1991

FA Community Shield: 15
1908, 1911, 1952, 1956, 1957, 1965*, 1967*, 1977*, 1983, 1990*, 1993, 1994, 1996, 1997, 2003
(* sebagai juara bersama)

Penghargaan Terbaik BBC
1968 & 1999

MANAJER MANCHESTER UNITED

Sir Alex Ferguson 1986 - ....
Ron Atkinson 1981 - 1986
Dave Sexton 1977 - 1981
Tommy Docherty 1972 - 1977
Frank O'Farrell 1971 - 1972
Sir Matt Busby 1970 - 1971
Wilf McGuinness 1969 - 1971
Sir Matt Busby 1945 - 1969
Walter Crickmer 1937 - 1945
Scott Duncan 1932 - 1937
Walter Crickmer 1931 - 1932
Herbert Bamlett 1927 - 1931
Clarence Hilditch 1926 - 1927
John Chapman 1921 - 1926
John Robson 1914 - 1921
John Bentley 1912 - 1914
J Ernest Mangnall 1903 - 1912

MANCHESTER UNITED 1958-2008

Dari Munich hingga Moskwa, antara tragedi dan kejayaan telah tercatat dalam kisah perjalanan Manchester United.

1958 - Generasi hilang yang secara kejam menghapus potensi klub untuk merajai Eropa

Delapan pemain Manchester United (MU) tewas dalam kecelakaan pesawat di Munich, setelah mengisi bensin sepulangnya dari laga Piala Eropa di Belgrade. Rasa simpati datang dari seluruh penjuru dunia, dan banyak pihak merasa yakin dengan kemampuan MU untuk mencapai prestasi tinggi kala itu, namun Old Trafford terpaksa membangun tim baru.

1963 – Kedatangan George Best yang mengawali era baru

Setahun setelah mengontrak Denis Law, seorang pemain dari Irlandia Utara yang bernama George Best tiba di klub untuk menjadi salah satu pemain terbaik dunia sepanjang masa, yang membantu MU menjadi salah satu tim terkenal dunia.

1968 – Satu dasawarsa setelah musibah, MU meraih titel Piala Eropa pertamanya

Sepuluh tahun setelah tragedi Munich yang menimpa sebuah tim yang sebenarnya mampu memenangkan Piala Eropa, Matt Busby membangun tim baru dengan kekompakan Best, Law dan Bobby Charlton untuk meraih Piala Eropa dengan skor 4-1 atas Benfica melalui perpanjangan waktu di Wembley. Charlton mencetak dua gol.

1969 – Busby memilih jadi manajer umum

Busby nyaris membawa MU sebagai salah satu klub terhebat di Eropa, namun ia memutuskan untuk sebuah posisi di latar belakang sebagai manajer umum, sehingga kursinya diberikan kepada Wilf McGuinness untuk menjadi pelatih baru klub. Akibatnya, McGuinness gagal menghasilkan prestasi, dan di sinilah awal kemunduran MU yang tak terduga.

1974 – Degradasi mendorong terjadinya perubahan besar untuk kembali promosi

Secara mengejutkan, MU degradasi ke divisi dua, hanya enam tahun setelah merajai Eropa. Hal ini mendorong Tommy Docherty untuk membangun tim baru dan kembali ke divisi utama.

1976 – Kekalahan di final Piala FA untuk pertama kalinya selama satu dasawarsa

MU mencapai final Piala FA untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir dan secara mengejutkan dikalahkan oleh Southampton. Hasil ini merupakan kekalahan pertama dalam lima kali final selama sepuluh tahun di saat sepakbola mulai disiarkan langsung di televisi ke seluruh dunia. Akibat tayangan langsung ini, fans MU di seluruh dunia meningkat pesat.

1977 – Manajer dipecat akibat skandal

Docherty, manajer MU, terbukti menjalani perselingkuhan dengan Mary Brown, istri dari terapis klub yang bernama Laurie. Akibatnya, klub mendepak Docherty karena malu dengan kasus ini, dan menunjuk Dave Sexton — bekas manajer Queens Park Rangers — sebagai penggantinya.

1980 – Ketua klub diselidiki, sehingga anaknya mengambilalih

World In Action menuduh Louis Edwards, ketua klub sejak 1965, sebagai tersangka dalam kasus penjualan industri daging dan menyuap orangtua dari pemain-pemain tingkat schoolboy. Otoritas menyelidiki kasus ini tapi Edwards meninggal, sehingga anaknya, Martin, mengambilalih posisi ketua klub.

1981 – Atkinson membawa Robson dan MU konsisten di Old Trafford

Manajer Dave Sexton dituduh menerapkan permainan bola yang terlalu membosankan. Ron Atkinson ditunjuk sebagai manajer baru dan menghasilkan gaya permainan yang lebih menarik. Ia menggaet pemain tim nasional Inggris, Bryan Robson, dari klub West Bromwich Albion, sekaligus membantu klub menembus empat besar selama lima tahun berturut-turut.

1984 – Maradona dan Barcelona dikejutkan

Setelah kalah 2-0 oleh Barcelona dalam pertemuan pertamanya di perempat-final Piala Winners, MU kembali tampil menakjubkan di Old Trafford untuk mengalahkan klub raksasa Spanyol yang kala itu diperkuat Diego Maradona. Mereka membantai Barca dengan skor 3-0, Robson mencetak dua gol ditambah satu dari Frank Stapleton.

1985 – Topskor Whiteside memastikan gelar Piala FA

Norman Whiteside mencetak gol di final Piala FA dan juga final Piala Liga pada 1983. Dua tahun berikutnya, hal yang sama terulang. MU juara Piala FA 1985 atas Everton melalui gol tunggal Whiteside di babak perpanjangan waktu. MU tampil dengan sepuluh pemain setelah Kevin Moran menjadi pemain pertama yang diusir wasit dalam sejarah final Piala FA.

1986 – Ferguson tiba, manajemen berubah

Atkinson sudah berusaha keras, namun gagal mendatangkan titel liga buat MU, sehingga Ferguson menjadi manajer pada pertengahan musim. Gaya manajemennya yang keras mengakhiri budaya mabuk-mabukan bagi para pemain. Ferguson juga mengawali proses panjang reformasi sistem pembinaan pemain muda klub.

1988 – Giggs hadir sebagai pemain paling berbakat

Ryan Giggs bermain di Manchester City sebagai schoolboy, namun, pemain yang dijuluki Welsh Wizard ini ditemukan oleh Ferguson dan akhirnya Giggs cenderung memilih MU. Ferguson kemudian mengakui, seandainya Giggs tetap di City, MU tidak mungkin meraih prestasi.

1989 – Usaha Knighton untuk membeli klub gagal total

MU nyaris dibeli oleh Michael Knighton. Pada pertandingan pertama musim, MU dikalahkan Arsenal, dan akhirnya Knighton gagal membeli klub karena tak mampu mencari pendukung.

1990 – Gol dari Robins menyelamatkan posisi Ferguson

Ferguson nyaris dipecat setelah tiga musim tanpa gelar. Tapi gol tunggal dari Mark Robins di putaran ketiga Piala FA di kandang Nottingham Forest menjadi awal kenaikan MU.

1991 – Hughes menjadi pahlawan Ferguson

Ferguson memimpin MU untuk menang 2-1 atas Barcelona di Piala Winners melalui dua gol Mark Hughes. Kemenangan ini merupakan titik awal MU untuk menjadi klub terkaya dunia.

1992 – Cantona tiba di Old Trafford setelah membawa Leeds juara

MU nyaris meraih titel pertama di liga sejak 25 tahun terakhir. Leeds United yang diperkuat Eric Cantona menggagalkan usaha MU itu. Namun pada musim berikutnya, striker Prancis itu dibeli MU dengan nilai transfer 1,2 juta poundsterling. Pengaruh Cantona selama lima tahun berikutnya berdampak luar biasa terhadap semangat klub untuk kembali merajai Inggris.

1993 – Masa penantian telah berakhir, Bruce dan Keane memberikan MU titel pertama sejak 1967

Tahun yang sangat berarti. MU mengakhir masa penantian 26 tahun setelah meraih titel atas Aston Villa. Steve Bruce mencetak gol kemenangan ke gawang Sheffield Wednesday. Tak lama kemudian, Roy Keane menjadi rekor transfer termahal di Inggris kala itu, dengan biaya 3,75 juta poundsterling dari Nottingham Forest.

1995 – Gagal meraih gelar ganda

Gelar Liga Primer Inggris ditentukan pada hari terakhir, dan Blackburn Rovers berjaya. MU juga digagalkan Everton di final Piala FA. Ferguson tentunya ingin melupakan musim, terutama setelah kalah di kandang Barcelona di Liga Champions dengan skor telak 4-0.

1995 – Tendangan kung-fu Cantona berakibat fatal

Seorang pendukung di Selhurst Park memaki Cantona, yang mendorongnya untuk melakukan tendangan kung-fu terhadap dada pendukung tersebut. Akibatnya, Cantona dikenakan sanksi larangan main selama delapan bulan.

1999 – Sukses meraih Treble

Musim yang spektakuler. Dua gol dalam injury time di final Liga Champions memastikan kemenangan MU secara dramatis, dengan skor 2-1 atas Bayern Munich. Pada musim ini, MU meraih tiga gelar sekaligus, karena sebelumnya memenangkan Liga Primer Inggris dan Piala FA.

2000 - Piala FA tanpa juara bertahan

FA meminta MU untuk bermain di Brasil dalam rangka Kejuaraan Dunia Antarklub, sebagai usaha Inggris untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006. MU terpaksa mengorbankan perannya di Piala FA.

2002 - Ferguson membatalkan rencananya untuk pension

Ferguson mengurungkan niatnya untuk pensiun pada akhir musim 2001/02. Pada tahun yang sama, MU menyetujui kontrak 13 tahun bersama Nike, yang nilainya mencapai 300 juta poundsterling.

2003 – Ronaldo menggantikan Beckham

Ferguson berang terhadap David Beckham karena gagal menjaga lawan ketika Arsenal mencetak gol di Old Trafford. Hal itu membuat Ferguson menendang sepatu yang mengiris Beckham di atas matanya. Beckham dijual ke Real Madrid dan Ferguson menggaet Cristiano Ronaldo.

2004 – Ferguson beli Rooney

Setelah berhasil mendatangkan Ronaldo ke Old Trafford, MU mengeluarkan dana 27 juta poundsterling untuk membeli Wayne Rooney dari Everton. Ini merupakan investasi besar Ferguson untuk membangun tim muda lagi.

2005 – MU dibeli jutawan AS dan klub berhutang

Klub tanpa hutang dibeli oleh Malcolm Glazer, seorang jutawan di bisnis olahraga Amerika Serikat, sehingga keuangan klub merosot tajam. Glazer dan keluarga membeli MU dengan dana 790 juta poundsterling. Banyak fans yang kecewa, sehingga mereka mendirikan klub FC United of Manchester.

2007 – Gelar liga kembali ke Old Trafford

Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney dan kawan-kawan memenuhi janjinya untuk membantu MU menjuarai Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya sejak 2003, sekaligus mengakhiri dominasi Chelsea selama dua musim sebelumnya.

2008 – MU memastikan gelar ganda

The Red Devils meraih gelar Champions Eropa untuk ketiga kalinya dan titel Inggris untuk ke-17 kalinya. Ronaldo mencetak 42 gol di semua kompetisi musim ini, dan Ryan Giggs menjadi pemain MU dengan jumlah penampilan terbanyak (759 kali) setelah mengalahkan rekor Sir Bobby Charlton

SEJARAH MANCHESTER UNITED

Manchester United (MU), sebuah club raksasa sepak bola dari daratan Eropa yang sungguh amat disegani di berbagai belahan dunia, memiliki fans yang amat sangat fanatik, seiring dengan perjalanan panjangnya yang penuh liku dan prestasi.
rah Berdirinya Manchester United

Klub ini dibentuk pada tahun 1878 dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway Football Club (Newton Heath LYR F.C.) oleh para pekerja rel kereta api di Newton Heath. Mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama lima belas tahun, sebelum pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada 1893. Tim sudah menjadi anggota Football League setahun sebelumnya dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, untuk menjadi sebuah perusahaan mandiri, mengangkat seorang sekretaris dan membuang nama belakang “LYR” sehingga menjadi Newton Heath F.C saja.

Namun pada tahun 1902, tim nyaris bangkrut, dengan utang lebih dari £2500 dan bahkan lapangan Bank Street mereka pun telah ditutup. Hanya beberapa saat sebelum klub diputuskan untuk dibubarkan, klub tiba-tiba mendapatkan suntikan dana dari J.H. Davies, direktur sebuah perusahaan bir Manchester Breweries. Ceritanya adalah sang kapten tim, Harry Stafford, memamerkan anjingnya pada acara pengumpulan dana untuk klub. Anjing berjenis St. Bernard itu ditaksir oleh Davies dan ia ingin membelinya. Tawaran itu ditolak Stafford dan sebagai gantinya ia menawarkan Davies untuk menginvestasikan uangnya pada klub sepakbolanya sekaligus menjadi chairman Newton Heath FC.

Tawaran itu diterima dan selamatlah Newton Heath dari kebangkrutan. Setelah itu diadakanlah sebuah rapat untuk mengganti nama klub untuk menandai awal kebangkitan klub. Nama ‘Manchester Central’ dan ‘Manchester Celtic’ mencuat untuk menjadi kandidat kuat nama baru sebelum Louis Rocca, seorang anak muda imigran Italia, berkata “Bapak-bapak, mengapa tidak kita pakai nama Manchester United ?” Nama yang diusulkan Rocca disetujui dan secara resmi mulai dipakai pada 26 April 1902. Davies sang chairman baru, juga memutuskan untuk mengganti warna tim dari hijau keemasan menjadi merah-putih sebagai warna Manchester United.